Parceiros

Estatisticas do Site

PUBLICIDADE

Super Ofertas

Powered by Blogger.

Pedidos

    ,

    Pembalap MotoGP dari tim repsol Honda, Dani Pedrosa benar-benar memiliki nyali besar. Ia yang masih belum pulih dari cedera selangka tetap memilih untuk terjun ke balapan di sirkuit Laguna Seca Amerika Serikat, Minggu (21/7/2013) malam WIB.

    Namun bicara soal persaingan juara, Pedrosa masih pesimistis. Ia tak bisa menjajikan untuk naik podium di balapan seri kesembilan musim ini. "Saya masih menggunakan obat penghilang rasa sakit. Saya akan coba melakukan yang terbaik saat balapan besok agar bisa mencapai garis finis. Saya akan berusaha di balapan kali ini. Lalu, saya ingin kembali untuk memulihkan kondisi demi bertarung di sisa balapan musim ini," tuturnya.

    "Ini berbeda dari persaingan musim lalu. Jika saya menjaga kecepatan, maka saya akan memiliki sakit yang berlebih dan bisa-bisa saya tak mampu mengendalikan motor di balapan nanti. Motor saya menuntut pembalap agar banyak melakukan pergerakan. Karenanya, kunci pada balapan kali ini adalah kondisi saya sendiri," tambahnya.

    Pada sesi kualifikasi yang digelar tadi malam, Pedrosa mampu meraih catatan waktu 1 menit 21.728 detik. Dari torehannya tersebut, pembalap kebangsaan Spanyol ini berhak untuk berada di posisi tujuh saat memulai start di GP Amerika Serikat.

    ,

    Masih dua tahun lagi sebelum Suzuki kembali ke ajang MotoGP. Tapi pabrikan asal Jepang itu sudah mempersiapkan pebalap untuk dikontrak, yang salah satunya adalah Valentino Rossi.

    Sempat berencana melakukan comeback pada 2014, Suzuki akhirnya

    Pihak Suzuki tak menyangkalnya, meski mereka masih membuka lebar peluang masuknya pebalap lain. Salah satu yang direncanakan untuk diboyong adalah Valentino Rossi.

    "Kami harus melihat opsi terbaik dan Valentino adalah salah satunya, jadi kenapa tidak?" sahut bos Suzuki, Davide Brivio dalam wawancaranya dengan MCN.

    Rossi saat ini masih terikat kontrak dengan Yamaha sampai 2014. Jika tidak ada perpanjangan kontrak disepakati antara kedua pihak, maka peluang Rossi membalap menggunakan Suzuki di 2015 berpeluang besar terjadi.

    "Kami harus mencobanya dengan siapapun. Kita semua sudah melihat dan saat saya berada di Yamaha kami bisa mendapatkan Valentino di sana dan itu mengubah sejarah Yamaha. Kami menunjukkan betapa pentingnya seorang pebalap dan itu sangat jelas dalam 10 tahun terakhir. Jika kami punya pebalap bagus maka kami bisa menunjukkan potensi kami," lanjut Brivio.

    Sempat 20 tahun bekerja di Yamaha, Bravio adalah sosok dibalik sukses pabrikan asal Jepang itu membujuk Rossi menyeberang dari Honda pada akhir muskm 2003. Bravio meninggalkan Yamaha di tahun 2010, tak lama setelah Rossi memutuskan hijrah ke Ducati.
    memastikan turun kembali di ajang MotoGP di musim 2015. Karena sempat berujicoba dengan Cal Crutchlow, pebalap asal Inggris itu santer dikabarkan bakal jadi pebalap tetap Suzuki.

    Sabtu kemarin, di Assen, merupakan momen terbaik Valentino Rossi, yang mungkin berpikir akan kembali dirasakan olehnya. Setelah mencatat rekor 79 kali kemenangan selama kariernya (2000-2010), pembalap Yamaha kembali berhasil meraih kemenangan di MotoGP Belanda.

    Dua musim bergabung di Ducati, Rossi tidak pernah merasakan kemenangan lagi. Awal musim ini, The Doctor memutuskan untuk kembali bergabung dengan Yamaha dan Jorge Lorenzo. Setelah tampil campur aduk pada enam seri awal, Rossi berhasil menghapus dahaga kemenangan di MotoGP Belanda.

    “Saya sangat senang, tapi saya masih tidak mempercayaianya. Saya harus melihat saat balapan dua atau tiga kali sebelum saya melewati garis finis untuk menempati posisi pertama,” jelas Rossi, sebagaimana diberitakan Crash, Selasa (2/7/2013).

    “Tentu saya tidak yakin jika saya bisa menang lagi karena ini sudah sangat lama sejak kemenangan terakhir. Kami melewati dua musim yang sangat berat, sangat frustrasi dengan banyak hasil yang buruk,” tambah pembalap yang pernah memperkuat Honda itu.

    Rossi kemudian memuji mekaniknya yang dipimpin oleh Kepala Kru Jerry Burgess. Kebanyakan krunya sudah bekerja dengan The Doctor sejak melakukan debut di kelas raja pembalap pada musim 2000.

    “Saya harus mengucapkan terma kasih pertama kepada semua kru Yamaha dan tim saya. Mereka semua sudah bertarung dengan saya dan sama seperti saya, tidak pernah menyerah saat menghadapi musim berat,” kata juara dunia tujuh kali itu.

    “Kami tidak yakin jika kami bisa kembali meraih kemenangan, tapi kami tidak pernah menyerah. Kami selalu mencobanya. Kami tidak pernah mengatakan ini sudah berakhir,” tambahnnya.

    ,

    Alex de Angelis akan kembali membalap di kelas MotoGP, pada balapan Laguna Seca, 21 Juli mendatang. Pebalap San Marino ini akan menggantikan posisi Ben Spies, yang dijadwalkan kembali membalap di Indianapolis, pertengahan Agustus.

    Spies terakhir membalap pada seri kedua di Austin, Texas. Setelah itu dia harus absen karena cedera pada bahu dan dada. Sepanjang lima seri berikutnya, dia digantikan oleh Michele Pirro, termasuk di Sirkuit Assen, akhir pekan kemarin.

    De Angelis saat ini membalap untuk tim Moto2, NGM Mobile Forward Racing. Dia terakhir membalap di kelas primer pada GP Ceko 2010.

    Berikut pernyataan resmi dari tim Pramac.
    Pria dari San Marino (de Angelis) akan ambil bagian pada seri kedua balapan di AS tahun ini, menyusul fakta bahwa Moto2 tidak akan diselenggarakan pada balapan akhir pekan tersebut.

    Michele Pirro, pebalap uji coba Ducati, akan menggantikan The Texan (Spies) sampai Sachsenring (Jerman), tapi tidak bisa ambil bagian di Amerika karena ikut sesi uji coba di Misano dari 23-25 Juli. Ben Spies diharapkan bisa kembali membalap di GP Indianapolis, pada 18 Agustus.

    De Angelis akan mencoba Desmosedici GP13 pada uji coba di Misano, pekan ini.


Top