Parceiros

Estatisticas do Site

PUBLICIDADE

Super Ofertas

Powered by Blogger.

Pedidos

    , , ,

    Dunia sepakbola tidak pernah lepas dari kisah konyol dan lucu, baik di dalam serta luar lapangan. Berikut ini adalah empat kisah terkonyol seperti dikutip dari Football365 dan Nupe.co.uk.

    1. Salah Bangku Cadangan

    Ron Atkinson (cokelat) salah duduk di bangku cadangan
    Kisah konyol itu menimpa manajer veteran Ron Atkinson. Pada 16 Januari 1999, Atkinson melakoni debut sebagai manajer Nottingham Forest saat menjamu Arsenal di The City Ground. Entah karena gugup dengan sorotan media atau lupa, Atkinson yang berjalan dari lorong stadion, kemudian duduk di bangku cadangan Arsenal tanpa melihat kiri-kanan dan fokus ke lapangan.

    Fans Forest yang berada di bangku cadangan Arsenal ramai-ramai berteriak "Salah arah". Namun, mantan manajer Manchester United itu tidak menggubrisnya. Atkinson baru sadar salah tempat duduk setelah melihat striker Arsenal ketika itu, Dennis Bergkamp, duduk di sampingnya. Dengan menahan rasa malu, Atkinson kemudian meninggalkan bangku cadangan Arsenal dan menuju tempat Forest. Mungkin Atkinson dalam hati mengatakan, "Sejak kapan kita membeli Bergkamp?". Forest pun kalah 0-1 di laga itu.

    2. Kontrak 2 Klub

    Luis Figo dan istri, Helen Svedin
    Luis Figo dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di eranya. Pemain timnas Portugal itu sempat menjadi incaran sejumlah klub raksasa Eropa pada pertengahan 1990an setelah tampil impresif bersama Sporting Lisbon. Ketika itu Figo tertarik untuk bermain di Serie A. Bahkan Figo tidak hanya melakukan tanda tangan kontrak dengan satu klub Italia, melainkan dua klub.

    Ya, pada 1995, Figo membuat heboh sepakbola Italia setelah melakukan tanda tangan kontrak dengan dua klub sekaligus, yakni Juventus dan Parma. Alhasil Figo dilarang pindah ke Italia selama dua tahun. Figo kemudian bergabung dengan Barcelona. Meski begitu, Figo tetap memenuhi ambisinya bermain di Italia setelah memperkuat Inter Milan pada 2005 hingga 2009.

    3. Pemain "Palsu" MU

    Karl Power (paling kiri)
    Karl Power pantas dijuluki sebagai penyusup terbaik sepanjang sejarah. Pada 18 April 2001, Power membuat heboh seluruh Inggris setelah berhasil foto bersama tim Manchester United sebelum laga Liga Champions melawan Bayern Munich di Olympic Stadium. Mengenakan jersey putih-putih, Power yang merupakan warga Manchester, berhasil foto di samping Andy Cole.

    Semula, aksi konyol Power sempat diketahui Gary Neville. Mantan bek timnas Inggris itu menunjuk ke arah Power dan mengatakan, "Orang itu siapa?". Kontan seluruh pemain MU, seperti Fabian Barthez, Ryan Giggs, Dwight Yorke hingga Roy Keane, melihat ke arah Power. Namun, sesi pemotretan tetap berlangsung, dan Power pun menjadi pemain ke-12 The Red Devils.

    4. Wasit Mabuk

    Wasit Sergei Shmolik
    Adalah wasit asal Belarusia, Sergei Shmolik, yang melakukan tindakan konyol tersebut. Shmolik memimpin pertandingan Liga Belarusia antara Naftan melawan Vitebsk, Juli 2008, dalam kondisi mabuk. Anehnya, Shmolik tetap memimpin pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu hingga usai.

    Sepanjang laga, Shmolik hanya memimpin pertandingan di lingkaran tengah lapangan. Bahkan pria yang kini berusia 48 itu menolak untuk mengeluarkan kartu kuning ataupun merah saat terjadi pelanggaran. Usai laga, semua orang mengira Shmolik mengalami sakit punggung karena terus memegang bagian belakangnya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, Shmolik ternyata berada di bawah pengaruh alkohol. Shmolik kemudian dicoret dari daftar wasit FIFA

    , , ,

    1. Koleksi Trofi Brazil
    Brasil kini telah mengoleksi empat titel Piala Konfederasi. Sebelumnya tim Samba meraihnya pada 1997 usai mengalahkan Australia, tahun 2005 (mengalahkan Argentina) kemudian pada 2009 saat mengalahkan Amerika Serikat. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak diraih oleh sebuah tim.

    2. Rekor Unbeaten Brazil
    Brasil tak terkalahkan dalam 13 pertandingan Piala Konfederasi. Mereka terakhir kalah yang saat ditaklukkan Meksiko di fase grup pada Piala Konfederasi 2005 di Jerman.

    3. Angkernya Maracana
    Kemenangan di Maracana ini membuat Brasil melanjutkan catatan impresif tak terkalahkan dalam 23 pertandingan kompetitif yang digelar di Maracana. Terakhir tim Samba kalah yakni saat ditaklukkan Uruguay di final Piala Dunia 1950. Dari 28 laga di Maracana, Brasil meraih 21 kemenangan, enam kali seri dan hanya sekali kalah.

    4. Jago Kandang
    Sejak kekalahan atas Uruguay (1950) itu, secara keseluruhan Brasil melalui 57 laga kandang tanpa kekalahan di laga kompetitif. Kekalahan terakhir di kandang sendiri diderita dari Peru di Belo Horizonte pada kualifikasi Copa America 1975.

    5. Akhir Rekor Spanyol
    Bagi Spanyol, kekalahan tersebut mengakhiri rekor 29 laga tak terkalahkan milik tim besutan Vicente del Bosque tersebut. Kekalahan terakhir diderita Spanyol saat kalah di laga perdana Piala Dunia 2010 dari Swiss.

    6. Kekalahan Terbesar
    Laga final Piala Konfederasi 2013 menjadi catatan kekalahan terbesar Spanyol sejak kalah 0-3 dari Wales pada laga penyisihan Piala Dunia, April 1985.

    7. Gol Tercepat
    Gol menit kedua yang diciptakan Fred merupakan gol tercepat ke dalam gawang Spanyol, sejak Joe Jordan dari Skotlandia mencetak gol ke gawang Spanyol pada menit keenam di babak penyisihan Eropa melawan Valencia, pada Februari 1975.

    , ,

    Cuplikan Video Perebutan Peringkat 3 Piala Konfederasi 2013 Italy vs Uruguay


Top